If You Love Me More # Part 6

Standar

If You Love Me More

 

Author             : DM

Cast                 : Lee Donghae

Shin Min Ran

Kim Jong Woon

Cho Eun Soo

Super Junior Member

Genre              : Romance

Length             : 6/?

 

Kyaaa~~~~~tak terasa sudah part 6…..

Sepertinya akan segera mendekati END nih…..

Jangan lupa RCL readers…..

Langsung saja lah yaa….

 

Happy Reading~~~

Flashback part 5

“Kau lihat sendiri kan kalau eomma sudah sembuh? Sudahlah, jangan terlalu khawatir seperti itu. kau kan bisa kesini lagi. Tapi apa kau tega meninggalkan usahamu yang susah payah kau bangun itu?” eomma benar. Aku harus segera kembali mengurus coffee shopku. Apalagi appa sudah kembali dari Kanada. Eomma tak kan sendirian lagi.

“Aku akan kembali besok eomma. Ku harap eomma tidak sakit lagi” jawabku. Aku memeluk eomma sangat erat sebelum aku kembali ke Korea.

 

Next Part…….

 

Author pov

 

Incheon, international airport

13.50 KST

 

Seorang yeoja berjalan menuju taxi yang sedang parkir di depan bandara. Dia masuk ke dalam sebuah taxi dan segera menuju apartemen yang sudah sebulan ini dia tinggalkan.

“Akhirnya sampai juga” ucapnya dan menghempaskan tubuhnya di tempat tidur ukuran big size itu. baru saja dia akan terlelap sebelum ponselnya bergetar. dengan malas dia bangkit dari tempat tidurnya dan mencari ponselnya yang diletakkannya di dalam tas.

“Yeoboseyo”

“…..”

“Mianhae, nugu?”

“….”

“Mianhae oppa. Aku tidak membaca siapa yang menghubungiku”

“……”

“Mwo? Oppa tidak bercanda kan?”

“……”

“Ne” jawabnya lemas dan membanting ponselnya ke tempat tidur. Cairan bening mulai menetes perlahan dari kedua mata indahnya dan membasahi pipinya yang sedikit chubby.

***

Di lain tempat, di waktu yang sama….

 

Seorang namja mondar mandir sejak tadi. Sebentar lagi dia akan melangsungkan pesta pertunangan dengan yeoja chingunya. Dia tidak merasa bahagia, tapi merasa bersalah. Seharusnya dia senang bisa bertunangan dengan yeojachingunya. Tapi, berbeda apa yang dia rasakan. Dia bertunangan dengan yeojachingunya karena ingin membuat eommanya bahagia. Hanya itu, tidak ada alasan lain. beberapa kali dia menarik napas panjang dan menghembuskannya. Dia kembali teringat akan kebodohannya.

 

Flashback

“Sebenarnya kami mengundang keluarga Cho karena ingin melamar putri kalian yang bernama Cho Eun Soo untuk putra kami, Kim Jong Woon” ucap seorang yeoja paruh baya kepada sebuah keluarga saat mereka sedang melangsungkan acara makan malam di restoran ternama di Seoul.

“Jinja? Kami sangat senang mendengarnya. Kalau begitu, kita langsung tentukan saja tanggal pastinya. Eun Soo sudah menceritakan semua mengenai Jong Woon dan kami sangat setuju karena Eun Soo sangat bahagia saat bercerita tentang Jong Woon” jawab namja paruh baya yang tak lain adalah appa Eun Soo.

“Kalau boleh tahu, Eun Soo kemana?” tanya eomma Jong Woon aka Yesung. Eomma Yesung tak melihat Eun Soo sejak tadi. Dia pikir, Eun Soo akan terlambat, tapi pertemuan dua keluarga ini sudah berlangsung setengah jam dan Eun Soo belum juga datang.

“Eun Soo sedang berada di sibuk melakukan penelitian untuk skripsinya, jadi dia tidak bisa datang. mianhamnida” ucap eomma Eun Soo.

“Ne. Gwenchana. Bagaimana kalau mereka bertunangan satu bulan lagi?” usul eomma Yesung yang membuat Yesung terlonjak kaget. Yesung masih belum bisa menerima dengan baik pertunangan ataupun perjodohan ini. ingin sekali dia memberontak, tapi dia tidak ingin membuat eommanya sedih dan malu di depan keluarga Eun Soo.

“Ide yang bagus. Dan sepertinya Eun Soo sudah menyelesaikan skripsinya” jawab appa Eun Soo. Mereka semua tersenyum senang. Berbeda sekali dengan Yesung yang hanya tersenyum paksa. Pertemuan keluarga itu berakhir setelah mereka menentukan tanggal dan tempat dilangsungkannya pesta pertunangan buah hati mereka.

Flashback end

 

“Hyung, kau kenapa?” seorang namja yang lebih muda darinya menepuk pelan pundaknya. Yesung menoleh dan menggelangkan kepalanya.

“Kau pasti gugup ya? Semangat Hyung. Chukkaeyo” ucap namja itu dan memeluk Yesung yang sudah dianggap hyungnya sendiri.

“Gomawo Wookie-ah” balas Yesung. Dia memeluk Wookie erat. Dia membutuhkan pelukan hangat agar dia bisa menenangkan dirinya yang akhir-akhir ini galau (?).

“Hyung, bersiap-siaplah. Sebentar lagi acaranya mulai” ucap Wookie yang dibalas anggukan oleh Yesung.

 

Seorang yeoja dengan balutan longdress dan highheels yang senada tengah berjalan ke dalam ruangan pesta. Yeoja itu terlihat,,hhmmm…sedikit seksi dan sangat cantik. Rambut panjangnya dibiarkan terurai. Membuatnya terlihat lebih dewasa di usianya yang kini sudah berkepala dua. Semua mata tengah menatapnya kagum. Selain karena dia cantik, dia datang bersama dengan seorang namja yang manis dan tampan dengan kemeja birunya. Mereka tampak seperti sepasang kekasih. Seorang namja yang tengah berdiri di atas panggung kecil menatap mereka berdua dengan tatapan yang tak dapat diartikan. Tatapan benci, marah, sedih, senang, dan kecewa bercampur menjadi satu kesatuan yang utuh. Yeoja itu melirik ke atas panggung dan langsung menundukkan pandangannya saat kedua mata indahnya bertemu dengan sepasang mata seorang namja.

“Kajja kita kesana” ajak namja yang menggandeng tangannya. Mereka menuju ke segerombolan namja yang asyik mengobrol.

“Hyung, kau datang bersama Ranie? Ranie-ya, kau cantik sekali malam ini” puji Wookie yang melihat Ranie dari ujung kepala hingga ujung kaki.

“Gomawo oppa” jawab Min Ran malu.

“Kajja kita mendekat ke panggung. Acaranya akan segera dimulai” ucap uri leader. Dan semua merapat ke panggung dimana ada sepasang kekasih yang akan meresmikan hubungannya dalam ikatan pertunangan. Min Ran mempererat pegangan tangannya di lengan Donghae. Min Ran merasa tak sanggup melihat apa yang akan terjadi di depannya ini. Dia ingin berlari ke luar dan menangis. Tapi dia tidak ingin mengacaukan pesta pertunangan sahabatnya itu. dia memilih bertahan dan menyaksikan kenyataan pahit dalam hidupnya ini.

 

Author pov end

 

 

Yesung pov

 

Aku melihatnya. Dia sangat cantik. Dia menggandeng tangan seorang namja. Pasti alasannya menolakku waktu itu karena dia menyukai namja yang sedang bersamanya. Aku tak bisa menyembunyikan perasaanku. Aku benar-benar cemburu, marah, kecewa, sedih dan senang. Senang karena bisa melihatnya kembali. Kecewa, sedih, marah, cemburu melihatnya bersama namja lain. mungkin orang akan mengatakan aku adalah namja yang buruk. Aku sudah memiliki yeojachingu yang sebentar lagi akan resmi menjadi tunanganku. Tapi aku masih memikirkan yeoja lain. yeoja yang tidak akan pernah menjadi milikku. Mata kami bertemu dan dia cepat-cepat menundukkan kepalanya. Apa dia masih marah padaku? Aku akan menjalani kehidupan baruku. Ku harap dia tidak marah padaku dan masih mau berteman denganku.

“Terimakasih kepada semua undangan yang sudah datang. malam ini kita akan menyaksikan secara langsung pertunangan dari teman kita tercinta, Kim Jong Woon Super Junior dengan yeojachingunya, Cho Eun Soo” semua orang bertepuk tangan dengan meriah. Pandanganku tetap tertuju pada Min Ran. Ku lihat Min Ran menunduk dan memperat pegangan tangannya di lengan Donghae.

Tiba saatnya aku memakaikan cincin pertunangan yang eomma pesan khusus untukku dan Eun Soo. Aku memejamkan mataku dan berharap saat aku membukanya kembali, pertunangan ini hanya sebuah mimpi. Tapi aku salah. Aku tak pernah bisa lari dan membohongi sebuah kenyataan yang jelas-jelas berdiri tegak di depanku. Kini ku rasakan tangan lembut seseorang tengah melingkarkan sebuah benda yang memiliki arti penting ini. Tepuk tangan dan sorakan dari tamu undangan kembali menggema ruangan putih dengan hiasan bunga mawar putih di setiap sudutnya. Aku tersenyum kecut di hadapan semuanya. Kini dijari manisku telah bertengger sebuah cincin yang mengikat diriku dengan seorang yeoja. Aku mendesah pelan dan menghampiri member super junior yang tengah berdiri di depanku.

“Ya! Kau mendahului hyungmu” ucap Heechul hyung padaku. Semua orang terkekeh. Aku hanya tersenyum, lagi-lagi senyum yang dipaksakan.

“Seharusnya aku yang bicara seperti itu” sanggah Teuki hyung. Semua kembali tertawa.

“Hae-ah, kapan kau akan melamar Ranie?” tanya Eunhyuk yang membuat semua member melongo mendengarnya. Min Ran langsung melepaskan tangannya dari lengan Donghae.

“Ya! Apa maksudmu? Kenapa bicara seperti itu? jangan buat gosip yang tidak-tidak” jawab Donghae kaku. Eunhyuk hanya nyegir (?)

“Jadi kalian tidak pacaran hyung? Berarti aku boleh mendekati Ranie?” tanya Kyu yang langsung mendapat jitakan dari Eunhyuk.

“Ya! Kenapa kau menjitakku LEE HYUKJAE?” geram Kyu.

“Ya! Kau itu tidak sopan pada hyungmu. Mereka bukan tidak pacaran tapi belum pacaran”

“Yang penting kan mereka belum resmi. Jadi, kesempatan untukku masih terbuka lebar”

“Pokoknya kau tidak boleh mendekati Ranie. Dia milik Donghae”

“Ya! Seharusnya kau senang aku mendekati Ranie. Jadinya kau tidak akan kehilangan couplemu itu”

“Ya! Ya! Hentikan! Untung saja tak ada wartawan disini. Kalau tidak, wajah kalian akan terpampang dengan jelas besok pagi di majalah, di koran, di internet dan sebagainya. “LEE HYUKJAE DAN CHO KYUHYUN SUPER JUNIOR MEMPEREBUTKAN SEORANG YEOJA” dan kalian tahu apa yang akan terjadi?” Teuki hyung menengahi pertengkaran antara Eunhyuk dan uri magnae ini. dalam hati aku bersyukur Ranie tidak berpacaran dengan Donghae. Ya, meskipun aku tidak punya sedikit kesempatan bahkan harapan untuk mendekatinya.

“Kalian itu merusak pesta orang saja. Oppa, Eun Soo-ah, chukkae atas pertunangan kalian. Semoga kalian bahagia” Min Ran aka Ranie mengucapkan selamat padaku dan Eun Soo. Dia tersenyum, tapi ada yang aneh dengan senyumnya. Seperti sebuah paksaan.

“Gomawo Ranie-ya, kenapa kau baru muncul? Kemana saja kau selama ini?”

“Ah, itu, aku pergi ke Taiwan karena eommaku jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan appa berada di Kanada sedang mengurus bisnisnya” jawab Min Ran. Jadi, dia tidak menghindariku? Kenapa aku malah berburuk sangka padanya?

“Ah, aku pulang dulu. mianhamnida tidak bisa lebih lama disini. Eun Soo-ah, oppadeul, aku pamit dulu. annyeong~” pamitnya dan berlalu dari hadapan kami semua.

“Ah, hyung, Eun Soo-ah, chukkaeyo. Aku akan mengantar Min Ran. Annyeong~” Donghae juga pamit dan langsung mengejar Min Ran. Semua member melihat ke arah Donghae yang sudah pergi.

“Donghae hyung benar-benar menyukai Ranie ya?” tanya Wookie polos.

“Sepertinya begitu. Dia sangat perhatian pada Ranie” jawab Shindong.

“Dia juga sudah bertemu dengan Min Ran eomma. Dan eommanya sangat menyukai Donghae” tambah Siwon.

“Jinja?” tanya Kyu kaget.

“Ne. Sewaktu di Taiwan kemarin, Donghae tak sengaja bertemu dengan Ranie. Mereka berdua menjenguk eommanya yang ada di rumah sakit” jawab Sungmin.

“Kalian tahu?” tanya Kyu kaget. Aku juga kaget mendengarnya. Sebenarnya ada perasaan untuk bertanya. Tapi ku urungkan niatku, disini ada Eun Soo. Aku tak ingin dia salah paham.

“Ya tahulah. Donghae kan bercerita sebelum kita kembali ke Korea” jawab Eunhyuk.

“Aku kok tidak tahu?” Kyu memasang tampang polos.

“Kau kan sibuk dengan istrimu itu” jawab Eunhyuk dan tertawa keras. Semua tamu menatap ke arah kami.

“Ya! Jangan tertawa seperti itu. semua tamu melihatmu” ucap Teuki hyung. Eunhyuk melihat ke sekelilingnya dan ebnar saja, semua mata tengah tertuju padanya. Dia menunduk dan kini giliran member yang tertawa melihat sikapnya.

“Ya! Kenapa kalian malah menertawakanku?” tanyanya kesal. Aku senang melihat member tersenyum. Kami adalah keluarga, sampai kapanpun. Aku menyayangi mereka semua.

“Kalian tidak menikmati hidangan yang disajikan?” tiba-tiba eomma muncul begitu saja. Semua member terkejut dan mengelus dada masing-masing.

“Ah ne. Gamsahamnida ajhumma” jawab mereka serempak. Mereka pergi untuk mengambil makanan. hanya aku dan Eun Soo yang berdiri di tengah-tengah tamu undangan. Sejak tadi, aku tak bicara dengannya. Aku tak ingin semakin menyakitinya. Bertunangan dengannya akan menyakitkan dirinya.

“Oppa, kenapa oppa hanya diam saja? Oppa marah padaku? Apa oppa tidak menyukai pertunangan ini?” tanyanya tiba-tiba. aku mengambil napas panjang dan menghembuskannya.

“Ani. Aku hanya lelah saja. Kau kan tahu jadwal super junior sangat padat”

“Ah ne. Oppa benar. Kalau begitu, oppa istirahat saja. Lagi pula acara intinya sudah selesai”

“Aku masih ingin mengobrol dengan teman-temanku yang lain” jawabku dan menemui rekan-rekanku seperti Changmin, Yunhoo dan semua rekanku di SM.Ent.

“Mianata, aku tak ingin membuatmu sakit lebih dalam. Aku akan mengatakan yang sebenarnya pada waktu yang tepat. Ku harap, kau bisa menerima kenyataan seperti aku yang berusaha menerima kenyataan yang pahit ini” gumamku pelan.

 

TBC……….. RCL…….RCL……RCL…….. gimana readers???adakah yang mau FF ini lanjut??

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian……….

Gomawo^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s