My Teacher is My Love? #OneShoot

Standar

Title: My Teacher is Me love?? (Titipan member)

Author : Sylvia Dewi Prasetio Ft. Melinda Gozali

Cast:

~ Cho Kyuhyun

~ Seo Solgi

~ Lee Taemin

~ Rin Kyumin

Anyong readers?? 😀 ini pertama kalinya aku buat fanfic, maaf jika alurnya susah untuk dimengerti dan tidak jelas, author berharap, readers bisa memberi masukan pada ku. Warning!! Ms.typo.. hehehhe… sepertinya itu saja yang aku bisa sampaikan… ^^ selamat membaca~

Solgi Pov

“solgi! Kenapa nilaimu selalu merah!?” terdengar suara perempuan yang berteriak sangat keras. Aku hanya menunduk pasrah. Haish..== kalau omma sudah ceramah selalu panjang. Mulutnya gak capek apa bicara terus? * anak durhaka nih ==* “Omma tidak mau tahu! Mulai besok, kamu dilarang keluar rumah! Kamu harus belajar! Omma akan panggilkan guru privat buat kamu!” “Bwo!?? Omma! Aku gak mau! Bagaimana bisa omma menghukumku seperti ini!? Shiro!” balasku. Akupun langsung lari menuju kamar, kukunci kamarku dan kubenamkan kepalaku ke bantal. Lalu kucari MP3ku dan ku dengarkan musik “A Day- Super Junior”. Hanya lagu yang dapat menenangkan hatiku jika dimarahin. Dan dengan alunan musik yang lembut. Akupun tertidur pulas.

Paginya..

KRIIINGGG!!!! (bunyi jam weker) mendengar bunyi weker, akupun berdiri dari kasurku, mematikan jam wekerku dan bersiap2 untuk mandi.setelah selesai menjalankan rutinitasku. Akupun berangkat sekolah.

Sesampainya di sekolah…

“SOLGII!!” mendengar namaku di panggil akupun menoleh. Ah, ternyata kyumin. Teman baikku. “wae??” tanyaku. Dia hanya cengar cengir dan menjawab “ani, cuman mau jalan ke kelas sama2.. hehehe” “aku lagi badmood, jangan ganggu aku” jawabku . kupercepat kakiku ke kelas dan duduk di kursi. Tiba2 seorang namja ikut duduk di sampingku. Akupun menoleh, kulihat namja itu sangatlah manis. Dialah Taemin namjachinguku, dari dulu sampai sekarang aku masih berpikir kalau aku adalah seorang yang lebih beruntung di bandingkan yeoja yeoja lainnya…..

Author POV

“chagi? Waeyo? Kok melamun?’ tanya taemin khawatir. “ah, aniyo” jawab solgi. “jangan ngelamun kalau di sampingku yah? Liat oppa saja chagi..” kata taemin sambil tersenyum. Sol gi hanya tesenyum dan mengangguk.

TENG!! TENG!! TENG!!

Bel pulang sekolahpun berbunyi *Authornya malas ngetik panjang- panjang 😛 di skip ajah~

Kyumin berjalan menuju tempat sol gi “Sol-“ belum selesai kyumin manggil sol gi, dia melihat taemin sudah menarik tangan sol gi, kyuminpun menghela napas dan pergi.

Solgi POV

“chagiya, sudah sampai nih” suara taemin menyadarkanku dari lamunanku. “ah nee. Gomawo oppa” sahutku kaget. Dia tersenyum dan menjawab “chonma, oppa pulang dulu yah? Ada tugas, bye J “ “ne” jawabku. Setelah dia pergi akupun langsung masuk ke kamar, kuletakkan tasku dan kuhempaskan badanku ke ranjang. Ingin rasanya langsung tidur tapi perutku tak bisa di kompromi, dengan berat kulangkahkan kakiku keluar kamar. “sol gi! “ terdengar suara omma memanggilku, kenapa ya? Ku lihat ruang TV terbuka,saat ku intip ternyata omma dan appa berada di dalam. “wae omma?”tanyaku, tumben sekali omma dan oppa bisa bersantai di ruang TV siang begini? “duduklah sini “ sahut appa sambil menunjuk sofa di depanya. Akupun duduk, “ ada apa omma? Appa?” tanyaku penasaran. “ besok, omma dan appa mau pergi ke china, kamu tolong jaga rumah yah?” kata omma. “Bwo!? Omma! Kenapa tidak beritau dari kemarin? “ protesku.

“ini juga tanpa perencanaan sayang, omma baru tau perusahaan appa di jepang sedang krisis, jadi appa harus ke sana, sedangkan omma harus mendampingi appa untuk memperbaiki keuangan di sana” Jawab omma. “kami di sana hanya 2 minggu tidak akan lama, ok?” kata appa. “Ne, nanti jangan lupa bawakan oleh2 yah?” jawabku manja sambil memeluk omma dan appa. Mereka hanya mengeleng – gelengkan kepalanya melihat tingkah lakuku. “oh iyah, solgi mulai hari ini guru lesmu akan datang, dia akan menginap di sini selama omma dan appa pergi biar kamu lebih mudah untuk belajar dan tidak sendirian” tambah omma. “omma!? Kenapa guru les sampai menginap!?” protesku lagi. TING TONG! Bel depan berbunyi. “Ah, itu pasti gurunya, sol gi, buka pintu” sahut appa. “nee” jawabku lesu. Gimana nih? Jangan2 selama 2 minggu aku akan belajar terus? Andwaee!! T.T akhirnya akupun sampai ke pintu depan. Ku buka pintunya dan….

AUTHOR POV

“bagaimana kyuhyun?” tanya lelaki tua kepada kyuhyun “ aniyo! Shiro! Appa! Masa aku di jodohkan!? Aku kan masih kuliah! masih muda! Gak mau!” “kyuhyun, kamu harus bersikap dewasa, kamu yang akan meneruskan perusahaan appa, kamu harus mempunyai pasangan yang cocok, lagi pula kamu tidak punya pacar kan? Sampai kapan kamu bermain terus?” kata appanya “tapi, bagaimana bisa langsung di tunangkan? Kami bahkan belum mengenal satu sama lain” protes kyuhyun. Tiba2 appanya tersenyum “ begini saja,  bagaimana kalau kalian bertemu dulu? Setelah mengenal satu sama lain baru kalian tunangan. Kebetulan tunanganmu ini masih bersekolah dan mencari guru les, appa akan minta bantuan orang tuanya untuk menjadikanmu guru lesnya, dan satu lagi, appa hanya memberi waktu selama 2 minggu, kamu akan menginap di sana biar lebih mengenal, jika kamu tidak suka, pertunangan ini akan di batalkan dan appa tidak akan membahas masalah ini sampai kamu selesai kuliah” setelah menimang2, ia setuju.

Kyuhyun POV

Jadi ini rumah tunanganku? Sambil memegang alamat rumahnya yang tertera di belakang fotonya. Di foto sih sepertinya cantik. Tapi belum tentu yang aslinya benar kan? Namanya seo solgi, nama yang cukup unik . Ku percepat langkahku menuju pintu dan kupencet bell rumahnya, aiish! Sudah 1 menit lebih masih belum ada yang buka pintu, apa alamatnya benar? Tiba2 ku mendengar pintu terbuka. Ketika terbuka, muncul seorang yeoja yang cukup tinggi, waa, sungguh di luar dugaanku, ternyata dia yeoja yang manis, badannya lebih tinggi dari pada yeoja umumnya, rambutnya hitam panjang. Kucoba untuk memfokuskan diri. “ permisi-“ “maaf salah rumah” sahutnya. BRAK!! Bunyi pintu di tutup. Lah? Salah rumah? Maksudnya?

Dari dalam terdengar suara ajumma2 bertanya “sol gi, siapa?” sol gi? Berarti tebakanku tepat, dialah tunanganku. Pintu pun terbuka kembali, tetapi yang muncul bukan yeoja yang tadi, melainkan ajumma, sepertinya dia ajumma yang bertanya tadi. “ nuguseyo?” tanya ajumma itu. Dengan segera kutundukkan badanku “anyyonghaseyo, joneun kyuhyun imnida, saya guru privat” sahutku mantap. “ ah, jadi kamu, silahkan masuk” jawab ajumma itu. “ne” ku angkkat ranselku dan masuk melewati sol gi, dia sepertinya tidak berani memandangku. Sesampainya di dalam, aku di bwa ke kamar yang luas, setertinya appa sudah memberitahu kalau aku tidak pernah tidur di ruangan yang sempit, setelah itu, ajumma dan ajushi pergi ke jepang. Kulirik sol gi yang dari tadi memperhatikan mobil yang membawa ortunya pergi. Ku coba untuk memulai percakapan, “ jadi namamu sol gi ya?” tanyaku. Diapun menoleh ke arahku, dan mengagukkan kepalanya. “ne” jawabnya. “ayo masuk ke dalam, di mana ruang belajarmu? Kita langsung belajar” kataku.

“eh? Malas ah, nanti ajah” jawabnya malas dan langsung pergi begitu saja ke ruang TV dan menonton tv. Ckckck.. yeoja yang aneh. Yah biarlah hari ini aku ingin tahu bagaimana dia sebenarnya, ku duduk di sofa dan ikut menonton. Gak sampai berapa menit, dia langsung mematikan TV dan pergi ke kamar, ck! Gak sopan sekali! Akan ku beri pelajaran besok! Akupun kekamar dan tidur, tidak sabar menunggu hari esok menjelang.

Paginya..

Bunyi jam weker membangunkanku di pagi hari, dengan malas kubuka mataku perlahan, aku pun berdiri dan merenggangkan tanganku, aku mandi, terusku ganti bajuku dan keluar kamar, kulihat di dapur, seorang yolja dengan roti dan selainya, akupun menyapanya, “ anyyong? Gimana tidurnya semalam?” dia melihat kearahku, “ne” kulihat di sedang mengoleskan selai ke roti, “buatkan aku satu dong” kataku sambil tersenyum….

Sol gi POV

“buatkan aku satu dong” kata kyuhyun Bwo!? Apa2an namja ini!? Baru saja kenal sudah minta buatkan!? Maka sok kenal lagi!? “ aniyo! Kalau memang mau yah bikin saja sendiri!’’ jawabku dingin. “ wae? Kan sekalian juga lah, apa susahnya sih bikin satu lagi??” katanya sambil memasang mimik kecewa. Aigoo.. apa dia bener2 songsaenimku? Bagaimana bisa seorang guru bersikap begini kepada muridnya? “ne” jawabku. Dia pun tersenyum senang dan menonton tv, setelah selesai membuat roti, aku menuju ruang Tv “songsaenim, rotinya sudah selesai” kataku. Diapun langsung menoleh ke belakang, dan berkata “ solgi, jangan panggil aku songsaenim, panggil aku oppa saja, apa aku kelihatan begitu tua sampai kamu bilang aku songsaenim?” “emangnya umurmu berapa?” tanyaku binggung. “24”jawabnya. “BWO!?” ucapku terkejut, astaga… aku pikir dia sudah umur 30-an * dibunuh Sparkyu.                                            “wae? Pasti kmu pikir aku lebih tua lagi, haish, mukaku segitu tuax? Lagi pula, aku ini masih kuliah, cuman lagi libur 3 bulan, makanya bisa ngajar2 orang” katanya menjelaskan. Aku hanya mengagguk2. “ ah, iya, ini  sudah jam berapa? Kamu belum sekolah?” tanyax. “kulihat jamku sudah jam 7, jam 7.30 sudah harus di sekolah. “ini mau pergi, anyyong o… ppa” kataku, akupun langsung menggambil tasku dan menuju pintu “tunggu, aku ikut!” serunya.”e?’’ kataku tak bisa menutupi keterjutanku.

“iyah, aku akan antar kamu ke sekolah dengn mobil yng dititipkan papamu.. jadi aku harus memastikan dengan baik” katanya menjelaskan. “hah, terserah lah” sahutku.

Sesampainya di sekolah.

“anyong” kataku cepat terus kututup pintu mobil dan langsung pergi menuju kelas. Seperti biasa kubaca buku sambil menunggu guru datang. “jagiya~ “ kata taemin. “ah. Wae?” tanyaku. “ani~ sedang ngapain?” tany taemin penasaran. “ani, hanya menghabiskan waktu”kataku sambil menutup buku. Setelah lama ngobrol, guru pun datang dan kamipun menghentikan obrolan kami.

“baiklah pelajarang hari ini sampai di sini saja, selamat siang” kata songsaenim lalu pergi. Setelah dia pergi, akupun membereskan bukuku dan beranjak pulang dengan malas. Aish, di rumah, di sekolah, sma saja, belajar terus, kenapa sih omma nyruh aku les? Kan aku lelah. Dumelku dalam hati.”jagiya, pulang bareng yuk” kata taemin . “ah, sebentar” ucapku, kutorehkan wajahku mencari seseorang hingga menemukanya “kyumin!!” seruku, kyumin pun berpaling melihatku, ia mengambil tasnya dan berjalan ke arahku. “wae sol gi?” tanyanya. “anyong kyumin~” kata taemin ramah. Kyumin hanya mengagguk “gak, gimana kalau kita jalan sama2?” usulku pada mereka berdua. Mereka pun setuju, maka kami berjalan menuju gerbang. Di gerbang sekolah ada seorang namja yang sedang menunggu, tunggu, rasanya aku kenal, dan setelah di perhatikan, ternyata benar, dia adalah kyuhyun oppa. “kalian tunggu di sini yah? “ ujarku pada taemin dan kyumin. Akupun berlari ke tempat kyuhyun. “oppa ngapain di sini?” tanya ku padanya. Dia hanya tersenyum, tetapi menurutku itu hanyalah mimik nakalnya yang sepertinya merencanakan sesuatu? “tentu saja menjemputmu, ayo pulang dan belajar” katanya lalu memegang tanganku dan menariknya. Kutarik tanganku tapi dia lebih kuat dariku, “aniyo! Shiro! Aku mau jalan sma teman2ku! Aku pasti pulang!” kataku keras dan berusaha melepaskan tanganku, “ani, aku harus memastikan kamu tidak kabur, ikut saja denganku” katany  masih berusaha mengajakku berjalan. Tiba2, taemin datang, dia menarikku ke belakangny, membuat jarak antara kyuhyun dan aku. “kamu siapa?” tanyanya dingin kepada kyuhyun.aku hanya bisa diam melihat mereka berdua. “kamu tidak perlu tahu” kata kyuhyun,ia mencoba untuk menarik tanganku lagi tetapi, kali ini dia di hadang taemin “aku pacarnya, apa aku tidak berhak tahu?” jawab taemin tegas.

Kyuhyun POV

“aku pacarnya, apa aku tidak berhak tau?  Jawab seorang namja yang berada di depanku. Bwo!? Jadi, tunanganku ini sudah mempunyai namja chingu? Ck, yang bener saja,  “Taemin oppa” kata sol gi pelan, jadi namanya taemin toh, kulihat hampir semua orang melihat kami, ck,  “aku adalah guru privatnya, dan aku akan mengajari dia selama 2 minggu penuh, karena itu, selama 2 minggu ini, kuharap kamu bisa mengerti” jawabku lungas. Muka namja itu sedikit kaget, dia melihatku dari atas sampai bawah eh, kebalik, dari bawah sampai atas * autornya lagi sarap* uggh, aku risih melihatnya, akupun menarik tangan sol gi, dan mulai berjalan keluar dari sekolah itu, “taemin oppa, tolong antar kyumin sampai rumah yah!?” teriaknya terus mengikuti langkahku yang cepat. “oppa! Jangan cepat2 dong!’’ protesnya. Ku biarkan dia protes, aku langsung ke mobil, kusuruh dia masuk dan kujalankan mobil itu ke restoran jiang, kupun menyuruhnya turun. “ngapain kita ke restoran?’’ tanyanya binggung. “cuci wc, ya makan lah, kamu ini, di rumah tidak ada siapa2 oppa gak bisa masak, jadi kita makan di restoran saja” kataku. Dia pun tertawa , imut sekali dia kalau tertawa, ku perhatikan wajahnya hingga akhirnya ia sadar aku perhatikan.

Dia pun bilang “kita ke super market saja oppa, beli bahan buat masak” “emangnya kamu bisa masak” tanyaku tidak percaya, diapun merengut “tentu saja! Jangan samakan aku sama oppa! Kajja!” solgi balik ke mobil, sambil menggarukkan kepalaku yang tidak gatal, kuturuti kalimatnya. Semoga saja apa yang  dikatakanya benar. Setelah memilih makanan, kamipun ke rumah. Sekitar 30 menit, kutunggu solgi menyiapkan masakan, ternyata makanannya enak juga. Kupikir cewek seperti dia tidak akan bisa masak. “ayo, belajar” kataku. Dia langung membatu. Apa2an itu? “wae? Ayo!” kutarik tanganya menuju kamarnya.

1 jam kemudian

“apa2an ini!? Matematika dasar saja tidak menguasai! Kamu sudah kelas 3 sol gi!!” ujarku marah. Bagaimana bisa mencari luas dan volume saja lupa!? “biarin! Lagi pula ngapain sih belajar mtk banyak banget rumusnya!? Asal tau tambah, kali, kurang, bagi kan cukup!!” balasnya marah. Huh! Kesel banget dpat anak didik kayak gini! Rasanya mau kukerjain.. hihihihi… kuangkat dia dan ku bawa dia ke ranjang “ya!! Oppa!! Turunkan aku!!!” sahutnya marah. Tak ku hiraukan, ku taruh di di ranjang, sebelum dia sempat mengelaku, kupegang ke dua tanganya, aku lekatkan pandangan mataku ke matanya, sejenak di mata solgi terpancar rasa takut dan kaget . mukanya sangatlah menggoda (?) kudekatkan wajahku ke dia hingga tinggal beberapa centi dan…………..

Sol gi POV

Menyebalkan sekali sih kyuhyun oppa ini, dikit2 marahin aku. Tba2 dia bergerak, hup! Dia menggangkatku, apa yang dia lakukan? “ya!! Oppa!! Turunkan aku!!!” kataku marah. Dengan santainya dia tidak menghiraukan kalimatku. Di hempaskan aku ke ranjang, baru saja ku coba untuk bangkit, dia sudah menindih badanku, di peganya ke dua tanganku, ku coba melepas tapi tetap tidak bisa. DEG! Mata hitam kyuhyun oppa memandangku, membuatku kaget dan … takut…. seakan-akan mata itu bisa melihat semua yang ada di hatiku, bahwa sekarang, aku sedikit menyukainya…. diapun mendekatkan wajahnya padaku… ottokae???? Ku tutup mataku membiarkan apa yang akan dia lakukan kepadaku, sampai aku mendengar suara tertawa yang cukup keras “wahahahahaha!!! Astaga sol gi! Kenapa kamu menutup matamu!! Wakakkakakak mana mungkin aku mau sama anak ingusan sepertimu!! Melihat apa yang terjadi padaku, aku hanya cengo.. bwo?? Jadi tadi bohong??? “oppa!! Kau jahat sekali padahal aku mulai meny-“ ups!! Kututup mulutku dengan cepat. Aish! Sol gi pabo! Kenapa kamu bisa keceplosan!  Tuh!

Bahkan wajahnya bisa sekaget itu. Dia pun tersenyum, terus memelukku. Apa ini? Kenapa tiba2 dia memelukku? Apa dia juga menyukaiku? Aish, solgi! Kamu jaangan berpikir yang aneh2! Tak mungkin!! “gomawo” katanya dan mngecup pipiku tanpa perlu cermin pun aku sudah tau kalau mukaku sudah pasti merah. “aku mau mengatakan sesuatu ke kamu” kata kyuhyun. Aku mendonggak ke atas. Apa yang ingin dia katakan? Dia pun tersenyum, aish, mukanya jika sedang tersenyum terlihat seperti angel.. == kepalanya mendekat padaku, dia pun membisikkan sesuatu di telingaku,  “sebenarnya aku adalah tunanganmu” Bwo? Apa aku tidak salah dengar?

Aku ingin melihat wajahnya, tetapi, kyuhyun saat itu memeluku sangat erat hingga aku gak bisa melepasnya “ukh, oppa… sesak” kataku terbata. Diapun mengendorkan pelukannya, tetapi, wajahnya mulai mendekat padaku lagi. Hingga akhirnya bibir kami berdua bertemu dan berpautan, ia memegang kepalaku untuk mempererat ciuman itu, dan dengan gerakan yang tanpa sadar aku mengaitkan tanganku ke lehernya, perlahan- lahan ciuman itu mengendur, aku melihat wajahnya, matanya yang menjadi lebih hangat dan tiada kulihat adanya kebohongan, sepertinya apa yang dia katakan adalah benar. Sejenak muncul wajah seseorang yang melintas di benakku. Omo, bagaimana dengan taemin oppa? Apa yang harus aku katakan padanya? Siapa yang harus  kupilih?

Esok pagi….

Aku berjalan lesu memasukki mobil, kyuhyun melihatku sebentar dan menanyakan keadaanku. Aku terpaksa berbohong dan berharap semoga kebohongan ini tidak diketahui olehnya, aku ingin menyelesaikan masalah ini sendiri. Sesampainya di sekolah, ku tunggu taemin oppa datang. Sekitar 15 menit, taemin oppa datang. Dia tersenyum seperti biasa, aku balas senyum padanya “chagiya~ menungguku yah?” tanyax padaku, “ne, ada yang mau kusampaikan kepada oppa” kataku gugup. “ apa? Sampaikan lah..” katanya. “ki…ta pu.. pu…tus saja oppa” kataku terbata-bata

“bwo!? Wae??” katanya meminta penjelasan lebih, ku jelaskan apa yang terjadi kemarin malam, dia hanya mendengarkan dan diam “geurae, berbahagialah, oppa akan mendoakanmu” katanya tersenyum pahit, dan ia meninggalkan ku. di sudut hatiku, inggin kukejar dia agar tidak meninggalkanku, tetapi, entah sejak kapan, muncul perasaan suka kepada seseorang yang lebih besar dari pada sukaku ke taemin. Akupun mengikuti pelajaran seperti biasa, berharap cepat pulang ke rumah dan bertemu pangeran yang aku cintai *cieee,,, kyuhyun di panggil pangeran~ pangeran iblis kali yah? Author di kejar spark kyu*

Haripun cepat bergerak, kami pun menjalani rutinitas seperti biasanya hanya saja, aku sudah memiliki pasangan yang berbeda, memiliki pasangan yang beberapa bulan lagi akan menjadi suamiku,yahh.. setelah lulus sih, makanya pembaca~ doakan aku yah~~ 😀

5 hari kemudian, ketika aku berjalan ke gerbang sekolah, seperti biasa, kyuhyun menungguku dengan baju tebal karena akhir2 ini cuaca makin dingin, akupun tersenyum melihatnya mempercepat langkahku. “lama menunggu oppa?” tanyaku padanya, “ani, ayo pulang” jawabnya sambil menarik tanganku. “SOLGI!!” akupun menoleh ke belakang, siapa yang memanggil namaku? Ternyata taemin oppa, dan di sampingnya, ada kyumin, mereka berdua tersenyum kepadaku, tumben sekali? Selama 5 hari ini, mereka menjauhi ku. ada apa yah? Begitu mereka sampai di tempat kami, “sol gi, kami mau memberitaukan kamu, kalo kami berdua sekarang pacaran” kata taemin sambil memegang tangan kyumin, “jinjjayo? Waa~ chukae!!?” sahutku tersenyum senang, akhinya taemin telah ,memiliki penggantiku. Perasaan bersalahkupun berkurang~

Aku dan kyuhyun pun pulang ke rumah, “ah,, oppa, aku senang sekali, akhirnya taemin oppa mempunyai yeojachingu lagi, sekarang, tidak ada yang perlu ku pikirkan lagi” kataku. Kyuhyun hanya tersenyum ia mendekatiku, menyuruhku duduk di sampingnya.kuikuti perintahnya “mulai sekarang kamu hanya boleh memikirkanku, kau segalanya bagiku,  kau millikku” katanya menyentuh pipiku. “kau pun segalanya bagiku, aku adalah milikkmu oppa” sahutku tersenyum.

END

Gimana ceritanya? Gak jelas yah? Heheheh.. mian yah readers, karena ini adalah FF pertama saya yang di publish. Semoga kalian suka~ anyonngg~ 😀

Jangan lupa RCL nya memberdeulll…^^ hargai karya saya yo..wkwk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s